Dalam bidang ekonomi,
Ada golongan super atas dan golongan atas,
Ada golongan menengah atas, golongan menengah dan golongan menengah bawah,
Ada golongan bawah dan super bawah.
Jokowi membangun infrastuktur: jalan tol, jalur kereta api, pelabuhan, bandar udara. Tujuannya untuk memperlancar logistik dan meningkatkan perekonomian agar dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, oleh semua golongan di atas.
Ahok membuka lapangan kerja bagi golongan bawah dan super bawah. Orang yang hanya punya tenaga dan hanya bisa membersihkan sungai dan selokan diberikan pekerjaan dan penghasilan. Juga beberapa fasilitas lainnya.
Negara bukanlah perusahaan. Perusahaan mencari pertumbuhan dan keuntungan. Negara membutuhkan daya tahan, sustainability. Perusahaan yang tidak menguntungkan bisa dijual, bisa dilikuidasi. Negara tidak bisa dijual.
Untuk memperoleh daya tahan, seluruh lapisan masyarakat harus kuat, tidak hanya golongan super atas dan golongan atas saja. Pemimpin pemerintahan harus memperhatikan seluruh lapisan masyarakat. Pada saat krisis, golongan menengah dan golongan bawahlah yang menjadi penopang negara.
Golongan menengah dan golongan bawah tidak bisa mempergunakan devisa untuk membeli mobil mewah, tas mewah dan barang mewah lainnya. Golongan menengah dan golongan bawah juga tidak bisa lari keluar negri atau menempatkan dananya keluar negri. Jadi amanlah kalau memperhatikan golongan menengah dan golongan bawah.
Dengan demikian, kebijakan Jokowi dan Ahok dalam bidang ekonomi sangatlah tepat untuk kepentingan negara dan bangsa, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
No comments:
Post a Comment